Jakarta, 6 Januari 2026 — Kabar kurang menggembirakan datang dari dunia sepak bola Afrika. Bek andalan tim nasional Ghana dan klub Ligue 1 AS Monaco, Mohammed Salisu, mengalami cedera serius pada lutut yang berpotensi membuatnya tidak tampil di Piala Dunia FIFA 2026.
Cedera tersebut diketahui berupa robekan Anterior Cruciate Ligament (ACL), salah satu cedera paling berat bagi pesepak bola profesional karena membutuhkan waktu pemulihan panjang serta rehabilitasi intensif sebelum pemain bisa kembali ke performa kompetitif.
Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan terbaru cedera pemain, update tim nasional, hingga dinamika jelang Piala Dunia 2026, informasi lengkap dan terkurasi dapat diikuti melalui livescorepialadunia.com, situs berita yang menyajikan kabar sepak bola dunia secara cepat, ringkas, dan fokus pada turnamen internasional.
Kronologi Cedera Mohammed Salisu -livescorepialadunia.com
Cedera Salisu terjadi saat membela AS Monaco dalam laga lanjutan Ligue 1 melawan Olympique Lyonnais. Insiden terjadi di fase akhir pertandingan ketika Salisu terjatuh setelah duel dan langsung memegangi lutut kirinya.
Beberapa indikasi awal yang terlihat di lapangan:
Pemain tidak mampu melanjutkan pertandingan
Ekspresi kesakitan cukup jelas
Tim medis langsung memberikan penanganan awal
Pemeriksaan lanjutan kemudian mengonfirmasi bahwa cedera tersebut melibatkan ligamen krusiat anterior.
Pernyataan dan Sikap Klub
Pihak AS Monaco menyampaikan bahwa:
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan robekan ACL
Salisu akan menjalani penanganan medis lanjutan
Klub memberikan dukungan penuh selama proses pemulihan
Meski tidak merinci jadwal pasti kembali bermain, Monaco menegaskan fokus utama saat ini adalah kesembuhan jangka panjang pemain.
Dampak Cedera ACL bagi Karier Pemain
Cedera ACL bukan cedera ringan. Dalam banyak kasus, pesepak bola membutuhkan:
Operasi bedah lutut
Rehabilitasi bertahap selama 7–9 bulan
Proses adaptasi ulang ke intensitas pertandingan
Bahkan setelah pulih secara medis, pemain masih harus mengejar kembali:
Kepercayaan diri
Kekuatan fisik
Ketajaman membaca permainan
Implikasi bagi Tim Nasional Ghana
Bagi Ghana national football team, cedera Salisu menjadi pukulan besar. Ia selama ini dikenal sebagai:
Pilar utama lini belakang
Bek dengan postur kuat dan disiplin taktik
Pemain berpengalaman di level Eropa
Jika Salisu gagal pulih tepat waktu, Ghana berpotensi kehilangan salah satu fondasi pertahanan mereka menuju Piala Dunia FIFA 2026.
Rekam Jejak dan Kontribusi Salisu
Mohammed Salisu bukan nama baru di panggung internasional. Ia pernah mencuri perhatian publik sepak bola dunia berkat kontribusinya di turnamen besar sebelumnya.
Beberapa poin penting kariernya:
Tampil reguler di kompetisi Eropa
Pernah mencetak gol penting untuk Ghana
Dikenal konsisten dalam duel udara dan marking
Absennya Salisu bukan hanya kehilangan teknis, tetapi juga kehilangan pengalaman di momen-momen krusial.
Review Situasi: Ancaman Nyata, Bukan Sekadar Spekulasi
Secara realistis, peluang Salisu tampil di Piala Dunia 2026 sangat kecil jika pemulihan tidak berjalan mulus. Cedera ACL kerap membawa risiko:
Kambuhnya cedera
Penurunan performa pasca-pulih
Waktu adaptasi yang lebih lama dari perkiraan
Karena itu, keputusan terbaik saat ini adalah tidak memaksakan comeback dini.
1. Apa itu cedera ACL? Cedera ACL adalah robekan ligamen krusiat anterior di lutut yang berfungsi menjaga stabilitas sendi saat bergerak.
2. Berapa lama pemulihan cedera ACL? Umumnya 7–9 bulan, tergantung tingkat cedera dan respons tubuh terhadap rehabilitasi.
3. Apakah Salisu masih bisa tampil di Piala Dunia 2026? Kemungkinannya kecil, terutama jika proses pemulihan melewati batas waktu persiapan turnamen.
4. Apakah cedera ACL bisa memengaruhi performa jangka panjang? Ya. Banyak pemain membutuhkan waktu tambahan untuk kembali ke performa terbaik setelah pulih.
5. Siapa yang berpotensi menggantikan peran Salisu di timnas Ghana? Pelatih kemungkinan akan mengandalkan rotasi bek muda atau pemain berpengalaman lain yang tersedia.